Dia sahabatku

shbt
sumber : https://www.pinterest.com

Pertemuan itu bermula di tahun 2006, ketika aku bermaksud mencari tempat kos. Saat  itu aku diterima  sekolah di kota kabupaten.

Teman SMP-ku Luwi namanya yang mengantarku bertemu dengannya. Aku diantar ke tempat kostnya.

Dan terjadilah pertemuan pertama kami di tempat kost yang akhirnya kami tinggali selama 3 tahun.

Namanya Khusnul Khotimah.

Imox, panggilan akrab kami padanya. Entah darimana asalnya panggilan itu. aku yang saat itu adalah anak bungsu di tempat kost, tentu saja hanya mengikuti  kakak kelas yang lain yang sudah lebih dulu ada disana.

Awalnya kami tak akrab. Aku lebih senang sendiri dibanding berbaur dengan teman yang lain. Ya, aku memang lebih diam dibanding yang lain awalnya. Tapi tidak begitu pada akhirnya.

Dari waktu ke waktu semua berubah, semua memiliki kesibukan dan ceritanya masing-masing. Tak terkecuali kami.

Dia sosok yang mudah berbaur, dan begitu cerewet. Dia menyenangkan. Sekalipun dia terkadang terlihat tak jelas dalam bercerita, ataupun tak lucu. Tapi kami semua menyukainya.

Ada satu hal yang tak banyak anak kost ketahui tentangnya. Karena jujur, dulu bagiku dia misterius. Ada banyak hal yang berusaha dia sembunyikan dari kami. Ada banyak hal yang tak dia ijinkan untuk kami ketahui. Banyak kepahitan dalam hidup yang berusaha dia tutupi dan hanya dia yang boleh merasakannya. Raut wajahnya selalu ceria di depan kami. Namun aku tahu, dia tak selamanya bahagia.

Aku tangkap itu sejak aku tahu dia berpacaran dengan seseorang yang sebut saja namanya “Abang”. Entah kapan mereka berkenalan, dan entah kapan mereka jadian. Ternyata pada saat itu sekalipun kami sudah satu kamar, tetap saja tak ada yang aku tahu tentangnya. Dia begitu tertutup, dia menyembunyikan semuanya dariku. Aku sempat bertanya-tanya kenapa. Tapi ahh sudahlah, mungkin dia memang enggan bercerita apapun.

Tapi semua selalu memiliki waktunya. Yap, akhirnya aku pernah bertemu dengan kekasihnya beberapa kali. Kami berkenalan. Dia baik, dan dia begitu menyayangi Imox. Itu yang aku tahu.

Tapi entah karena apa, waktu ataupun keadaan akhirnya dia banyak bercerita denganku. Tentang dia, kekasihnya,keluarganya,  atau siapapun.

Dia pernah jauh, di Malaysia. Tapi semua tetap tak berubah, memang kami berjarak saat itu. Dan tentu saja ada yang lebih dekat dan menjadi sahabat baiknya disana. Yang menjadi saksi kesedihan, kebahagiaan, ataupun kegalauan seorang Khusnul.

Tapi saat ini dia sudah kembali, dia ada di Jogjakarta. Tak apa, dekat ataupun jauh aku ada. Kapanpun dia butuh teman, aku berusaha selalu ada.

Dimanapun kamu, berbahagialah… hatimu berhak bahagia.. dan kau adalah tuannya. Kau yang paling tahu apa yang hatimu mau.

Akan selalu ada manusia yang menyayangimu dengan mudah, karena kau selalu bisa dengan mudah disayangi.

Aku tahu, terkadang nasehatku padamu seolah seperti manusia bijak. Tapi percayalah, aku tak sebijak itu. Pijakanku  pun seringkali lemah, goyah, dan tanpa arah.

Maafkan aku yang sering merepotkanmu dengan cerita-ceritaku…

Terima kasih untuk semuanya, sedikit banyak aku belajar darimu. Aku belajar bahwa apapun yang kita rasakan, kita selalu berhak memilih akan membagi atau menyimpannya sendiri.

Dan sekalipun kita sedang tertekan atau dalam kondisi terburuk sekalipun, kita selalu punya pilihan untuk tetap berbagi kebahagian dalam bentuk apapun dan sekecil apapun.

Terima kasih, ini tahun ke-10 sejak pertemuan kita di tahun 2006 lalu. Semoga kita akan tetap baik. Semoga kita tetap bisa mejadi teman yang bisa saling mengingatkan dalam kebaikan satu sama lain.

Selamat mencari, dan menanti sang pemilik tulang rusuk.

Oiya, jangan lupa pada sang Maha Cinta, pencipta dari pemilik tulang rusukmu.

Sampai jumpa di lain kesempatan..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s